Bumi Citra Tingkatkan Infrastruktur di KI Millenium..





Bumi Citra Tingkatkan Infrastruktur di KI Millenium.

February 12, 2013 - in Media - By Admin

TANGERANG - PT Bumi Citra Permai akan membangun pembangkit listrik berbahan bakar gas dan fasilitas pengolahan air dengan investasi total Rp 159 miliar di Kawasan Industri (KI) Millenium Industrial Estate di Cikupa, Tangerang. Pembangunan berbagai fasilitas infrastruktur itu untuk menarik investor Tiongkok di era pasar perdagangan bebas kawasan Asean-Tiongkok (AC-FTA).
 
Bumi Citra mengembangkan Kawasan Industri Millenium sejak 2002. Sebelumnya, perusahaan ini bekerjasama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam membangun gardu induk dengan kapasitas 2x360 Megawatt.
 
Gardu listrik PLN tersebut diproyeksikan bisa beroperasi pada akhir 2010 atau awal 2011. "Saat ini, pendanaan dari World Bank sudah turun sehingga pembangunannya bisa segera dilaksanakan," kata Rudy Wijaya, direktur operasional dan perencanaan PT Bumi Citra Permai, di Tangerang, Selasa (16/2). 
 
Bumi Citra juga akan membangun fasilitas pengolahan air (water treatment plant/WTP) berkapasitas 1.000 m3. Fasilitas WTP ini dibangun dengan anggaran mencapai Rp 9 miliar. 
 
Rudy mengatakan, pembangunan berbagai fasilitas infrastruktur itu selain untuk menarik InvestorTiongkok, juga untuk mengakomodasi pabrik-pabrik yang harus berpindah ke kawasan industri, seperti diamanatkan Peraturan Pemerintah (PP) No 24 Tahun 2009 yang akan mulai berlaku Maret 2010.
 
"Kami juga menyediakan sistem pembayaran yang fleksibel untuk industri. Mereka bisa menempati lahan segera setelah membayar uang muka," kata Rudy.
 
Kecenderungan pengusaha Tiongkok berekspansi ke Indonesia, menurut Rudy didukung oleh upah buruh dan pasokan listrik di Indonesia lebih memadai dibanding di Negeri Tirai Bambu itu. "Mereka kesulitan mendapat pasokan listrik yang memadai, dan upah buruh disana sekarang jauh lebih tinggi dari Indonesia," kata Rudy.
 
Bumi Citra sudah mengembangkan KI Millenium Industrial di Cikupa, Tangerang seluas 169,76 hektare dari total lahan seluas 600 hektare. "Kami akan memperluas KI Millenium hingga sekitar 1.000 hektare," kata Rudy. 
 
Tahun ini Bumi Citra akan membangun Kawasan Industri tahap kedua seluas 60 hektare dengan nilai investasi Rp 60 Miliar. "Sumber pendanaan adalah hasil penawaran perdana (initial public offering/IPO) saham perseroan di bursa efek. Sebagian dana digunakan untuk pembebasan lahan seluas 40 hektare di kecamatan Cikupa, Tangerang, sehingga akan menambah luas lahan yang kami kelola saat ini," ujar Rudy.
 
Pembebasan lahan, jelas Rudy, menyedot sekitar 70% dari hasil IPO. Bumi Citra akan mengalokasikan 20% dana IPO untuk pembangunan infrastruktur, dan sisanya untuk menambah modal kerja.
 
Target 100 Miliar 
Pada Tahun Macan ini, Bumi Citra menargetkan pendapatan sebesar Rp 100 Miliar. Hingga Februari 2010, perusahaan ini telah membukukan pendapatan sebesar Rp 60 Miliar dari hasil penjualan lahan seluas 13 hektare ke perusahaan pemasok suku cadang elektrik untuk Astra, Honda, dan Suzuki.
 
"Kami yakin penjualan pada tahun ini akan melewati target," ujar Lim Tahir Ferdian, komisaris Bumi Citra Permai.
 
Hasil dari penjualan kaveling tanah ini akan digunakan Bumi Citra untuk ekspansi ke daerah Bojonegara, Banten. Rencananya, perusahaan ini membangun kawasan industri yang dilengkapi fasilitas terminal batubara.
 
"Selain itu kami sedang menjajaki kerja sama dengan perusahaan Tiongkok untuk berinfestasi dalam pembangunan power plant berkapasitas 125 MW di dalam KI Millenium," ujar Rudy Wijaya.
 
Rudy mengungkapkan, investor dari Taiwan yang sudah memastikan akan beroperasi di KI Millenium adalah perusahaan yang memproduksi sepatu Nike di lahan seluas 15 hektare.
 
Hingga saat ini, sekitar 40% industri yang menempati KI Millenium adalah perusahaan asing asal Korea, Australia, konsorsium Indonesia-Amerika Serikat, Taiwan, Tiongkok, dan Jepang. Sedangkan 60% lainnya adalah perusahaan domestik yang bergerak dalam bidang distribusi dan manufaktur.
 
Ia optimis perkembangan kawasan industri tahun ini lebih cerah dibandingkan dengan 2009. Hal itu karena pengusaha asing sudah mulai kembali ke Indonesia.
 
Selain karena iklim investasi di Indonesia dinilai lebih kondusif, pengusaha asing juga mulai memperhitungkan ongkos tenaga kerja di Indonesia yang lebih murah ketimbang di Vietnam. "Dengan kondisi itu, kami yakin permintaan atas kawasan industri terpadu akan meningkat," ujarnya.
 
Bumi Citra berencana mengembangkan hunian di KI Millenium bagi para pekerja industri dan fasilitas lain seperti sekolah dan rumah sakit. "Target kami, nantinya kawasan ini akan menjadi kawasan industri yang terintegrasi," katanya.
 
Menurut Rudy, kawasan industri di Tangerang Barat akan terus berkembang seiring dengan pemberlakuan PP24/2009 yang mewajibkan industri untuk beroperasi di dalam kawasan industri. Selain itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang juga memfasilitasi kawasan industri di daerah setempat. "Kawasan ini akan menjadi kawasan percontohan oleh Pemda Tangerang," ujar Rudy

  • About BUMI CITRA PERMAI

    PT Bumi Citra Permai Tbk. was founded with PT Bumi Citra Permai Tbk. Establishment Certificate of Limited Liabilities Company No.2, 3 May 2000 (Akta Pendirian Perseroan Terbatas PT Bumi Citra Permai Tbk. No.2 tanggal 3 Mei 2000) before Abdullah Ashal, SH, Notary in Jakarta. The certificate was ratified

  • Vission & Mission

    Visi

    Memposisikan PT Bumi Citra Permai Tbk sebagai pengembang kawasan industri yang dapat diperhitungkan, baik oleh pelaku industri dalam negeri maupun luar negeri, dan memiliki produk kawasan industri yang berkualitas.

     

    Vision

    Positioning PT Bumi Citra Permai Tbk as a reputable industrial estate

  • Our Gallery

  • Address

    Head Office
    Kramat raya No. 32-34
    Jakarta Pusat 10450
    T: +62-21 391 6338

    Marketing Office
    Jln. Millennium 4 Blok A25 No.2
    Kawasan Millennium Industrial Estate
    Jalan raya Pemda Tigaraksa Tangerang
    T: +62-21 599 0000 F: +62-21 599 5665
Copyright © 2012 - 2013 PT. BUMI CITRA PERMAI | OUR CORPORATION :